PAHRAINI BERHARAP ANGGOTA BPD DESA LIMAU MANIS TERPILIH, BETUL-BETUL BISA MEMBAWAKAN ASPIRASI MASYRAKAT.

Kampar, Riau, (suluomedia.com) – Pahraini salah seorang calon Anggota BPD dari dusun 3 Pulau Pandak Desa Limau Manis berharap agar siapapun nanti yang terpilih sebagai anggota BPD, hendaknya betul-betul bisa membawa aspirasi masyrakatnya untuk membangun desa Limau Manis. Hal itu disampaikan Pahraini kepada SuluoMedia.com (20/03/2017) di sela Pemilihan Anggota BPD desa Limau Manis kecamatan Kampar, Riau yang sedang berlangsung. Pemilihan sekali dalam enam tahun inimenampilkan lima orang calon yaitu; nomor urut 1 Henrison, nomor urut 2 Nazaruddin Syafi’i, no urut 3 Kai Hendrik, no urut 4 H. Basri Ali dan Fahraini di nomor urut 5.

Masih Menurut Pahraini, Pemilihan ini sudah dilangsungkan di dua dusun lainnya.  Untuk dusun 3 ini agak sedikit terlambat pelaksanaannya karena adanya keberatan dari beberapa calon atas persyaratan yang diumumkan oleh Kepanitiaan dari Pemerintahan Desa Limau Manis. “Pelaksana sempat mengumumkanpersyaratan minimal calon  adalah tamatan SMA sederajat,  Padahal berdasarkan ketetapan Permendagri no 110 tahun 2016, hanya menetapkan minimal tamatan SMP sederajat” Ungkap Pahraini.

Di tempat yang sama, Sofian,SE, Ketua Panitiapelaksana  pemilihan anggota Anggota BPD dusun 3 Pulau Pandak menjelaskan bahwa pihaknya sudah meralat dan meminta maaf atas kekeliruan tersebut. Selanjutnya Ia menyebutkan Pemilihan yang di lakukan secara demokratis ini murni merupakan hasil kesepakatan warga dan calon anggota BPD, dengan mengadopsi sistem pemilihan bupati, gubernur atau pun pemilihan presiden secara langsung.

Ternyata masyarakat sangat antusias dengan sistem demokrasi yang dilaksanakan.“Pemilihan langsung ini notabenenya adalah keterbukaan itu bebas memilih, sudah ada di dalam sistim pemilihan langsung” Ujar Perangkat desa Limau manis ini. “Sistem  pemillihan sebelumnya dilakukan hanya dengan musyawarah bersama masyarakat, sedangkan sistim sekarang berlangsung dengan sistim demokratis, yaitu masyarakat memilih secara langsung seperti layak nya pemilihan bupati.” Jelasnya.(Naz) 



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *