KAUR PEMDES SEBUT PEMERINTAH TIDAK BECUS KARENA TIDAK BERADAT

Kampar, Riau, (suluomedia.com) – Ada yang menarik hari ini Rabu (16/11/2016) di sela perbincangan kami dengan Aparatur desa pulau sarak Kampar. Kami berbincang tentang Potensi-potesi di desa pulau sarak dengan Sekretaris desa(Sekdes) Eko Ari Purwadi didampingi Kaur Umum Pemerintahan desa(Pemdes) Pulau sarak Jufri hariyanto berhubung Pak wali tak di tempat.

Ketika perbincangan bergulir tentang adat dan desa adat, Sang Sekdes mohon diri untuk melayani tamu lain yang baru datang. sehingga perbincangan kami hanya berlanjut dengan sang Kaur yang masih muda itu. Saat itu Sang Kaur, jufri mengatakan, Adat di desa erat hubungannya dengan Pemerintahan (pemdes-red), seharusnya kita tidak menghilangkan adat dan tetap menjaga pemerintahan. “tampaknya sekarang adat sudah hilang” katanya. “mulai hilanglah” ucapnya kemudian meralat.


“Contoh, hal kecil seperti hargai menghargai, sangat kuat di dalam adat kita. Maka Adat adalah factor kunci meningkatkan sosialitas masyarakat. Di Pemerintahan sekarang terlihat jelas, yang kaya(berkuasa-red) yang dihargai, yang tidak, tak akan dihargai, Di adat semua rata harus dihargai” paparnya memberi contoh.

Kesimpulannya menurut jufri, tidak terjaganya nilai adat membuat pemerintahan tidak becus, kurang bisa menghormati masyarakat kecil. “karena tidak punya adat” Tegas Jufri kepada suluomedia.com. (Nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *