LINDUNGI LAGU OCU DAN FILM KAMPAR, SENDOK BENTUK KOMITE HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL(HaKI)

Airtiris, Majalahsuluo.top – Bidang Media dan  Informasi Orsos Sendok Kabupaten Kampar bentuk sebuah Komite yang akan bertugas, membahas, merumuskan,melaksanakan dan mengawasi, peraturan atas Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) masyarakat ekonomi kreatif Kabupaten Kampar. Demikian disampaikan oleh Pelaksana Tugas(PLT) Bidang Media Informasi Orsos sendok, Nurmansyah,SE  kepada majalahsuluo.top beberapa hari yang lalu melalui komunikasi seluler.
Sumber: http://www.sendok.org

Satuan tugas yang dinamai dengan Komite HaKI Orsos sendok tersebut, Selain dibutuhkan bidang media dan Infomasi untuk mensukseskan pelaksanaan Program kerja tahun 2015-2016. Menurutnya Komite ini sangat dibutuhkan para seniman Kampar untuk memelihara Hak-hak yang banyak dirugikan selama ini. “Untuk itu kami mengharap Seniman Kampar Khususnya Pelaku Lagu Ocu dan Film Kampar menyokong Kinerja Komite ini, demi peningkatan profesionalitas karya dan peningkatan ekonomi juga tentunya” Harap Nurmansyah,SE yang lebih dikenal dengan nama Salman Syah di dunia Lagu Ocu Kampar.

Salman Syah menjelaskan ada 2 Program yang akan dilaksanakan Bidangnya. Pertama, Program perlindungan Hukum Masyarakat Ekonomi Kreatif Kampar yang terdiri dari empat kegiatan; Razia/penertiban pelanggaran hak cipta, penyuluhan Hukum pelaku ekonomi kreatif, Dvd Penyuluhan Masyarakat Gratis tentang HaKI,dan Klaim aset Kebudayaan Asli Ocu Kampar.

Selanjutnya Program kedua, Pelestarian Budaya dan Pariwisata Ocu Kampar dengan kegiatan; Penerbitan Majalah Sosial, Seni, Budaya dan Pariwisata Ocu Kampar, Program Acara Lagu dan Film Ocu Legal di Televisi Riau, dan Pemetaan Potensi Pariwisata Kabupaten Kampar. 
 
Masih Menurut Salman Komite HaKI orsos sendok terbentuk dalam rapat kerja Bidang Media dan Informasi orsos sendok bersama pengurus dan pengawas orsos sendok pusat yang dilaksanakan Jumat(19 Juni 2015) di sebuah Cafe di desa Rumbio kecamatan Kampar. Rapat akhirnya memutuskan Mudahar Patobas sebagai Ketua, Irwan Saputra sebagai Sekretaris dan Ilyas sebagai Bendahara.”Alhamdulillah Rapat Pembentukkan Komite berjalan Lancar” ungkap Salman Syah Mengakhiri. 

Ketika dikonfirmasi langsung kepada Mudahar Patobas (20/06/15), Ia membenarkan dirinya sudah menerima Jabatan tersebut di depan Ketua umum  dan Pengurus orsos sendok pusat lainnya, dan akan berusaha maksimal agar Komite ini berjalan sesuai tugas dan Fungsinya. ” Saya terima kewajiban ini atas dasar Prihatin akan Kondisi Kawan-kawan Pekerja seni di kabupaten Kampar, menilik Undang-Undang, ternyata selama ini banyak Hak-hak para seniman ini dirampas oleh pihak-pihak yang mementingkan diri sendiri sehingga menambah Pengangguran dan Kemiskinan” Mudahar menjelaskan.

Hal pertama yang akan dilakukan Komite HaKI adalah Pemahaman UU Hak Cipta No 28. Tahun 2014 dalam rangka merumuskan Regulasi/aturan Khususnya tentang Lagu Ocu dan Film daerah Kampar. ” Komite HaKI berencana akan merampungkan pembahasan sebelum bulan Ramadan berakhir kemudian akan mengkonsultasikan hasilnya kepada dinas dan Instansi negara terkait terutama Lembaga Managemen Kolektif Nasional (LMKN) yang saat ini diketuai H. Rhoma Irama” Ujar Mudahar.

Selanjutnya Ia mengatakan, ” Dengan mensosialisasikan Undang-Undang HaKI, Pihak pihak yang untung selama ini dapat berbagi hasil yang wajar dengan para pekerja seni. Karena tidak dipungkiri kondisi sekarang adalah akibat Seniman kita Buta akan Perlindungan atau Undang-undang HaKI” (Her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *